
Makin maraknya balapan liar di jalanan membuat gerah aparat kepolisian. Dinihari tadi sekitar pukul 01.00 WIB, petugas gabungan Polres Surabaya Selatan menggelar razia besar-besaran di Jalan Raya Dukuh Kupang Barat."Razia kita lakukan karena banyak menerima laporan dari masyarakat yang resah dengan suara bising motor. Selain itu mereka ini juga menutup jalan padahal jalan yang mereka gunakan untuk balapan adalah jalan umum. Tak hanya itu, aksi balapan liar ini juga diwarnai taruhan," ujar Kasat Reskrim Polres Surabaya Selatan AKP Arief Witjaksono, seusai razia, Minggu (26/7/2009).Dalam razia tersebut, petugas menurunkan 100 personel yang merupakan gabungan reskrim, samapta, narkoba dan dalmas. "Biar hasilnya efektif, anggota dibagi dua. Satu kelompok mengepung di sisi selatan dan satu sisi di sisi utara," terang Kasat.Namun kedatangan petugas ini tercium pembalap-pembalap liar. Mereka langsung melarikan diri begitu melihat polisi datang. Tapi petugas dengan cekatan menangkap satu per satu pembalap liar yang sebagian besar masih ABG ini. Selanjutnya pembalap liar yang tertangkap berikut motornya langsung digiring ke Mapolres Surabaya Selatan, Jalan Raya Dukuh Kupang."Para pembalap liar tersebut langsung kita periksa surat-surat kepemilikan motornya. Tapi hanya 3 yang tak ada suratnya. Tiga motor yang semuanya jenis motor bebek ini untuk sementara kita tahan. Untuk kasus perjudian, kita tak menemukan barang buktinya," kata Kasat.Kasat berjanji akan terus melakukan razia terhadap pembalap liar di jalanan. "Karena mereka tak hanya merugikan masyarakat dengan menggeber suara motor yang memekakkan telinga. Tapi juga diwarnai dengan perjudian. Padahal judi merupakan salah satu atensi Kapolri untuk segera diberantas," tegas Kasat


0 komentar:
Posting Komentar